AKUNTANSI KOMPARATIF
Bab ini membahas
mengenai sistem akuntansi di negara yang mendominasi perkembangan akuntansi
internasional saat ini. Standar akuntansi adalah regulasi atau aturan yang
mengatur penyusunan laporan keuangan. Sedangkan proses penyusunan atau
formulasi standar akuntansi disebut dengan penetapan standar. Ada beberapa
alasan mengapa standar akuntansi diperlukan, antara lain:
1. Dikebanyakan negara hukuman atas ketidakpatuhan dengan ketentuan akuntansi cenderung lemah dan tidak efektif.
2. Perusahaan boleh melaporkan informasi lebih banyak daripada yang diharuskan secara suka rela.
3. Beberapa negara memperbolehkan perusahaan untuk mengabaikan standar akuntansi jika dengan melakukanya operasi dan posisi keuangan perusahaan akan tersajikan secara lebih baik hasil.
4. Penetapan standar akuntansi ini umumnya melibatkan gabungan kelompok sektor swasta dan publik yang terdiri dari profesi akuntansi dan kelompok lain yang dipengaruhi oleh proses pelaporan keuangan seperti pengguna dan penyusun laporan keuangan dan para karyawan. Peranan dan pengaruh kelompok – kelompok ini dalam penetapan standar akuntansi berbeda dari satu negara ke negara lain.
Akuntansi Komparatif
Eropa
Akuntansi komparatif
adalah akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi
antar Negara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam
bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Pengertian lain
Akuntansi Internasional menurut Iqbal, Melcher dan Elmallah (1997:18)
mendefinisikan akuntansi internasional sebagai akuntansi untuk transaksi antar
negara, pembandingan prinsip-prinsip akuntansi di negara-negara yang berlainan
dan harmonisasi standar akuntansi di seluruh dunia.
Sistem Akuntansi
Nasional di empat Negara:
Prancis
Prancis merupakan penyokong
utama dunia dalam kesamaan akuntansi nasional. Menteri Ekonomi Nasional
menyetujui Plan Comptable General formal yang pertama pada September 1047. Plant
Comptable General berisi :
1. Tujuan dan prinsip laporan dan akuntansi keuangan
2. Definisi asset, utang, ekuitas pemeganga saham, pendapatan, dan pengeluaran
3. Aturan-aturan dan valuasi pengakuan
4. Daftar akun, persyaratan penggunaannya, dan persyaratan tata buku dan lainnya yang telah distandardisasi
Contoh laporan
keuanangan dan aturan presentasinya
Perintah penggunaan
daftar akun nasional yang sama tidak membebani bisnis Prancis karena
ketentuannya sangant diterima dalam praktik. Akuntansi Prancis sangat terhubung
dengan ketentuan yang memungkinkan untuk mengabaikan fakta bahwa legislasi
komersil dan undang-undang perpajakan yang mengatur banyak akuntansi dan
laporan keuangan Prancis yang sebenarnya. Undang-undang pajak penghasilan yang
pertama dibuat pada tahun 1914, dengan demikian menghubungkan perpajakan dan
keharusan untuk menyimpan catatan akuntansi.
Dasar utama untuk
regulasi akuntansi di Prancis adalah Undang-undang Akuntansi 1983 dan Dekrit
Akuntansi 1983, yang menjadikan Plan Comptable General suatu kewajiban bagi
semua perusahaan. Setiap perusahaan harus membuat sebuah panduan akuntansi jika
dianggap perlu untuk memahami dan mengatur proses akuntansi.
Laporan Keuangan:
Perusahaan di Prancis
harus melaporkan hal-hal berikut :
a. Neraca
b. Laporan laba rugi
c. Catatan atas laporan keuangan
d. Laporan direktur
e. Laporan auditor
Jerman
Iklim akuntansi Jerman
terus berubah semenjak akhir Perang Dunia II. Pada masa itu, akuntansi bisnis
menekankan daftar akun nasional dan seksional (seperti di Prancis). Commercial
Code menetapkan beragam prinsip tentang “pembukuan yang rapi”, dan audit yang
mandiri hampir tidak selamat dari perang.
Dalam sebuah kejadian
besar, Corporation Law tahun 1965 memindahkan sistem laporan keuangan Jerman
kea rah pemikiran Inggris-Amerika (tapi hanya untuk perusahaan-perusahaan yang
besar). Dibutuhkan lebih banyak pengungkapan, penggabungan terbatas, dan
laporan manajeman perusahaan.
Pada awal tahun 1970-an
Uni Eropa mulai mengeluarkan perintah penyelarasnnya, di mana Negara-negara
aggotanya diwajibkan untuk menggabungkan diri dengan undang-undang nasionalnya.
Legislasi ini luar biasa karena :
a. Menggabungkan semua persyaratan akuntansi, laporan keuangan, pengungkapan, dan audit Jerman ke dalam satu undang-undang
b. Undang-undang tunggal ini ditetapkan menjadi buku ketiga dari German Commercial Code (HGB), dan
c. Peraturan ini sebagian besar didasarkan pada konsep dan praktik Eropa.
Ada dua undang-undang
baru yang dikeluarkan pada tahun 1998. Undang-undang yang pertama menambahkan
sebuah paragraph baru dalam buku ketiga German Commercial Code yang
memungkinkan perusahaan yang mengeluarkanekuitas atau utang pada pasar modal
resmi untuk menggunakan prinsip akuntansi internasional dalam laporan keuangan
gabungan mereka. Undang-undang yang kedua memungkinkan adanya penetapan
perusahaan sektor swasta ungtuk menyusun standar akuntansi bagi laporan
keuangan gabungan.
Undang-undang perpajakn
juga sangat menentukan akuntansi komersial. Prinsip penentuan menyatakan bahwa
penghasilan kena pajak ditentukan oleh apa pun yang dibukukan dalam catatan
keuangan sebuah badan usaha.
Karakteristik dasar
ketiga dari akuntansi Jerman adalah ketergantungannya pada keputusan
undang-undang dan pengadilan. Tidak ada lagi yang memiliki kekuatan mengikat
atau otoritatif.
Laporan Keuangan:
Undang- undang
menetapkan isi dan format laporan keuangan, yang mencakup hal-hal berikut:
a. Neraca
b. Laporan laba rugi
c. Catatan
d. Laporan manajemen
e. Laporan auditor
Republik Ceko
Republik ceko (CR)
terletak di eropa tengah dan berbatasan dengan jerman disebelah barat dan barat
laut, Austria diselatan, republic Slovakia ditimur dan polandia di utara.
Akuntansi di Republik
ceko telah berganti arah bebeapa kali,seiring dengan sejarah politik negaranya.
Praktik dan prinsip akuntansinya digambarkan oleh Negara-negara berbahasa
jerman di eropa hingga akhir Perang Dunia II. Kebutuhan administrative dari berbagai
lembaga pemerintahan yang penting dipenuhi melalui fitur-fitur tertentu seperti
penyeragaman daftar akun, metode akuntansi yang rinci, dan penyeragaman laporan
keuangan, wajib bagi semua badan uasaha. Setelah tahun 1989, Ceko bergerak
cepat menuju ekonomi berorientasi pasar. Divisi Ceko tidak langsung terpengaruh
oleh proses inu. Pada tahun 1993, Prague Stock Exchange mulai resmi berjalan.
Pada tahun 1995 Republik Ceko menjadi anggota pertama pasca-komunis dalam
Organization for Economic Coorperation and Development (OECD). Republik Ceko
bergabung dengan NATO pada tahun 1999 dan Uni Eropa pada tahun 2004.
Laporan Keuangan:
Laporan Keuangan Harus
bersifat komparatif, terdiri atas:
a. Neraca
b. Akun keuntungan dan kerugian (laporan laba rugi)
c. Catatan
Belanda
Akuntansi belanda
memberikan beberapa paradox yang menarik. Belanda memiliki undang-undang
akuntansi dan persyaratan keuangan ynag cukup bebas tapi stansar praktik
professional yang sangat tinggi. Belanda merupakan sebuah Negara hukum, namun
akuntansinya diorientasikan kea rah keawajaran penyajian. Laporan keuangan dan
akuntansi pajak merupakan dua aktivitas yang terpisah. Lebih lanjut lagi,
orientasi kewajaran dikembangkan tanpa adanya pengaruh kuat dari bursa saham.
Akuntansi Belanda
dianggap sebagai sebuah cabang ekonomi bisnis. Akibatnya, banyak pemikirn
ekonomi yang dicurahkan untuk topic-topik akuntansi dan khususnya pada
pengukuran akuntansi.
Laporan Keuangan:
Kualitas laporan
keuangan Belanda sangat tinggi. Laporan keuangan yang menurut undang-undang
harus disimpan di Belanda, tapi Inggris, Prancis, dan Jerman juga bisa
memakainya, laporan keuangan meliputi hal-hal berikut:
a. Neraca
b. Laporan laba rugi
c. Catatan
d. Laporan direktur
e. Informasi lain yang sudah ditentukan
Inggris
Inggris merupakan
negara pertama di dunia yang mengembangkan profesi akuntansi. Konsep penyajian
hasil dan posisi keuangan yang wajar juga berasal dari Inggris.
Regulasi dan Penegakan
Aturan Akuntansi Standar akuntansi keuangan di Inggris adalah hukum
perusahaan dan profesi akuntansi. Kegiatan perusahaan yang didirikan di Inggris
secara luas diatur oleh aktva yang disebut sebagai UU perusahaan. UU tahun 1981
menetapkan lima prinsip dasar akuntansi:
1. Pendapatan dan beban harus ditandingkan menurut dasar akrual.
2. Pos aktiva dan kewajiban secara terpisah dalam setiap ketegori aktiva dan kewajiban
3. dinilai secara terpisah.
4. Prinsip konservatisama diterapkan, khususnya dalam pengakuan realisasi laba dan
5. seluruh kewajiban dan kerugian yang diketahui.
Penerapan kebijakan
akuntansi yang konsisiten dari tahun ke tahun diwajibkan. Prinsip kelangsungan
usaha diterapkan untuk perusahaan yang menggunakan akuntansi. Enam badan
akuntansi di Inggris yang berhubungan dengan Komite Konsultatif Badan Akuntansi
yang berdiri pada tahun 1970:
a. Institut Akuntan Berizin Resmi di Inggris dan Wales / ICAEW
b. Institut Akuntan Berizin Resmi di Irlandia / ICAI
c. Institut Akuntan berizin resmi di Skotlandia / ICAS
d. Asosiasi Akuntan Berizin Resmi dan Bersertifikat / ACCA
e. Institut Akuntan Manajemen Berizin Resmi / CIMA
f. Institut Keuangan dan Akuntansi Publik Berizin Resmi / CIPFA
Penetapan standar
akuntansi di Inggris dikeluarkan dan dikukuhkan oleh enam badan akuntansi di
atas.
Pelaporan Keuangan
Pelaporan keuangan
Inggris termasuk yang paling komprehensif di dunia. Laporan keuangan
umumnya mencakup Laporan Direksi, Laporan Laba dan Rugi dan Neraca, Laporan
Arus Kas, Laporan Total keuntungan dan Kerugian yang Diakui, Laporan Kebijakan
Akuntansi, Catatan atas Referensi dalam Laporan Keuangan, dan Laporan Auditor.
Akuntansi Komparatif
Amerika dan Asia
Amerika Serikat
Akuntansi di Amerika
Serikat diatur oleh badan sektor swasta (Badan Standar Akuntansi Keuangan) atau
FASB, tetapi sebuah lembaga pemerintah juga memiliki kekuasaan untuk menetapkan
standarnya sendiri. Pada tahun 2000 AICPA, badan sektor swasta lainnya
menetapkan standar auditing.
Regulasi dan Penegakan
Aturan Akuntansi
Sistem AS tidak
memiliki ketentuan hukum mengenai penerbitan laporan keuangan. Perusahaan di AS
dibentuk berdasarkan hukum negara bagian dimana setiap negara bagian memiliki
hukum perusahaannya sendiri.
Secara umum hukum ini
berisi ketentuan atas pencatatan akuntansi dan penerbitan laporan keuangan
secara periodic. Terdapat pula prinsip – prinsip yang diterima secara umum/
GAAP yang terdiri dari seluruh standar, aturan dan regulasi akuntansi keuangan.
SAFS Pelaporan Keuangan
Laporan keuangan
perusahaan di Amerika Serikat meliputi Laporan Manajemen, Laporan Auditor
Independen, Laporan Keuangan Utama, Diskusi Manajemen dan Analisis atas Hasil
Operasi dan Kondisi Keuangan, dan Pengungkapan atas kebijakan akuntansi dengan
pengaruh paling penting terhadap laporan keuangan, Catatan atas Laporan
Keuangan, Perbandingan data Keuangan tertentu selama lima atau sepuluh
tahun dan Data kuartal terpilih.
Pengukuran Akuntansi
Aturan pengukuran
akuntansi di AS mengasumsikan bahwa suatu entitas usaha akan terus
melangsungkan usahanya. Pengukuran dengan dasar akrual sangat luas dan
pengakuan transaksi dan peristiwa sangat bergantung pada konsep penandingan.
Jika terjadi perubahan, maka perubahan dan pengaruhnya harus diungkapkan.
Meksiko
Meksiko merupakan
negara dengan penduduk terbanyak di dunia dan negara dengan penduduk terbanyak
kedua di Amerika Latin. Meksiko memiliki perekonomian pasar bebas.
Perusahaan yang
dimiliki atau yang dikendalikan pemerintah mendominasi perminyakan dan sarana
umum. Melalui Perjanjian Perdagangan Bebas di Amerika Utara menjadikan meksiko
sebagai negara dengan perekonomian kesembilan terbesar di dunia.
Pengaruh AS atas
perekonomian Meksiko meluas ke bidang akuntansi. Banyak pemimpin
– pemimpin profesi Meksiko terdahulu tumbuh pada “akuntansi amerika” yang
digunakan secara luas dalam pendidikan akuntansibdan sebagai tuntunan terhadap
masalah – masalah akuntansi. NAFTA mempercepat suatu tren yang mengarah kepada
kerja sama yang lebih dekat dengan organisasi akuntansi professional di
Meksiko.
Pengaturan dan
Penegakan Aturan Akuntansi
Hukum komersial Meksiko
dan hukum pajak penghasilan berisi ketentuan – ketentuan mengenai pembuatan
ringkasan catatan akuntansi tertentu dan penyusunan laporan keuangan, namun
pengaruh keduanya terhadap pelaporan keuangan secara umum terbilang minimal.
Institut Akuntan Publik
Meksiko menerbitkan standar akuntansi dan auditing. Standar
Jepang
Di Jepang Akuntansi
dan Pelaporan Keuangan mencerminkan gabungan berbagai pengaruh domestik
dan internasional. Untuk memahami akuntansi di Jepang, seorang harus memahami
budaya, praktik usaha dan sejarah Jepang.
Di Jepang
perusahaan – perusahaan saling memiliki ekuitas saham satu sama
lain. Investasi yang saling bertautan ini menghasilkan konglomerasi industry
yang meraksasa yang disebut sebagai keiretsu. Modal usaha keiretsu ini sedang
dalam perubahan seiring dengan reformasi structural yang dilakukan Jepang untuk
mengatasi stagnasi ekonomi. Pada akhir tahun 1990-an untuk membuat kesehatan
ekonomi perusahaan – perusahaan Jepang menjadi semakin transparan dan membawa
Jepang lebih dekat dengan standar internasional.
Regulasi dan Penegakan
Aturan Akuntansi
Pemerintah nasional
masih memiliki pengaruh paling signifikan terhadap akuntansi di Jepang.
Regulasi akuntansi didasarkan pada tiga UU :
Hukum Komersil, UU Pasar Modal dan UU Pajak Penghasilan. Hukum ini disebut
sebagai “ sistem hukum segitiga”.
Berdasarkan Hukum
Komersial, laporan keuangan dan skedul pendukung bagi perusahaan berukuran
kecil dan menengah harus diaudit hanya oleh auditor wajib. Auditor wajib tidak
perlu memiliki kualifikasi professional dan dipekerjakan oleh perusahaan secara
purna waktu. Audit wajib memiliki focus utama pada tindakan –
tindakan manajemen yang diambil oleh para direktur dan melakukan tugasnya
sesuai dengan aturan hukum.
Penetapan standar
akuntansi di Jepang terjadi pada tahun 2001 dengan pembentukan Badan Standar
Akuntansi Jepang dan lembaga pengawas yang terkait dengannya yang dikenal
dengan Lembaga Standar Akuntansi Keuangan.Sebagai organisasi sektor swasta yang
independen ASJB diharapkan agar menjadi lebih kut dan lebih transparan dan
tidak terpengaruh oleh tekanan politik dan bertujuan khusus. ASJB juga bekerja
sama dengan IASB dalam mengembangkan IFRS.
Cina
Akuntansi di Cina
memiliki sejarah panjang. Berfungsinya akuntansi dalam hal
pertanggungjawaban dimulai pada masa Dinasti Hsiu dan sejumlah dokumen
menunjukkan bahwa akuntansi digunakan untuk mengukur kekayaan dan membandingkan
pencapaian dikalangan bangsawan.
Karakteristik utama
akuntansi di Cina saat ini berasal dari pendirian Republik Rakyat Cina yang
menerapkan suatu perekonomian terencana yang sangat terpusat, yang mencerminkan
prinsip – prinsip Marxisme dan pola – pola yang dianut Uni Soviet.
Regulasi dan Penegakan
Aturan Akuntansi
Komite Standar
akuntansi Cina bertanggungjawab untuk mengembangkan standar akuntansi. Proses
penetapan standar ini mencakup pembagian tugas melakukan penelitian kepada
sejumlah gugus tugas. Anggota CASC terdiri dari para ahli yang berasal dari
kalangan akademisi, dan kelompok – kelompok utama lainnya yang
berhubungan dengan perkembangan akuntansi di Cina. CASC telah menerbitkan
standar akuntansi terhadap masalah – masalah seperti laporan arus
kas, restrukturisai utang, pendapatan, transaksi nonmoneter, kontijensi dan
sewa guna usaha.
Pelaporan Keuangan
Laporan keuangan
terdiri dari :
a. Neraca
b. Laporan laba Rugi
c. Laporan Arus kas
d. Catatan atas laporan keuangan
Penjelasan kondisi
keuangan
Laporan tambahan
diwajibkan untuk mengungkapkan penurunan nilai aktiva, perubahan direktur
permodalan daan penyisihan laba. Laporan keuangan harus dikonsolidasikan,
bersifat komparatif, dalam bahasa Cina dan dinyatakan dalam mata uang Cina,
renmibi. Laporan keuangan tahunan harus diaudit oleh seorang CPA Cina.
Pengukuran Akuntansi
Metode akuisisi
(pembelian) digunakan untuk mencatat penggabungan usaha.
Goodwill harus dihapus
bukukan selama tidak lebih dari 10 tahun.
Konsolidasi proporsional
digunakan untuk usaha patungan.
Akun – akun anak
perusahaan dikonsolidasikan apabila kepemilikan melebihi 50%
dan atau terdapat
kekuatan untuk mengendalikan.
Biaya historis
merupakan dasar untuk menilai aktiva berwujud, revaluasi aktiva tidak
diperkenankan.
Aktiva berwujud
didepresiasikan selama perkiraan masa manfaat, umumnya dengan metode garis
lurus.
Metode depresiasi
dipercepat dan unit produksi juga diperbolehkan.
Persediaan dinilai
sebesar yang lebih rendah anatara biaya perolehan atau nilai pasar dan metode
FIFO, LIFO dan rata – rata tertimbang merupakan yang diperbolehkan.
Aktiva tidak berwujud
yang dibeli juga dicatat berdasarkan harga perolehannya dan diamortisasi selama
masa manfaat.
Aktiva tidak berwujud
juga dicatat berdasarkan biaya dan diamortisasi selama tidak lebih dari 10
tahun.
Perusahaan yang
memperoleh hak untuk menggunakan tanah dan hak property industrial
menyajikannya sebagai aktiva tidak berwujud.
Penelitian dan
pengembangan boleh dikapitalisasikan jika terkait dengan proyek – proyek yang
telah berhasil diselesaikan dan mampu menghasilkan pendapatan dimasa yang akan
datang.
Soal :
1. Akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antar Negara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya disebut . .
a. Akuntansi
komparatif
b. Akuntansi
pemerintah
c. Akuntansi
biaya
d. Akuntansi
manajemen
Jawaban
: A
2. Dibawah ini yang bukan isi dari Plant Comptable General adalah . . .
a. Tujuan
dan prinsip laporan dan akuntansi keuangan
b. Definisi
asset, utang, ekuitas pemeganga saham, pendapatan, dan pengeluaran
c. Aturan-aturan
dan valuasi pengakuan
d. Pengendalian
biaya – biaya
Jawaban
: D
3. Dibawah ini adalah badan akuntansi di Inggris yang berhubungan dengan Komite Konsultatif Badan Akuntansi yang berdiri pada tahun 1970, kecuali . . .
a. Institut
Akuntan Berizin Resmi di Inggris dan Wales / ICAEW
b. Institut
Akuntan Berizin Resmi di Irlandia / ICAI
c. Institut
Akuntan Berizin Resmi di Nigeria / ICAN
d. Institut
Akuntan berizin resmi di Skotlandia / ICAS
Jawaban
: C
4. Dibawah ini adalah Regulasi dan Penegakan Aturan Akuntansi Standar akuntansi keuangan di Inggris, yaitu . . .
a. Hukum
pidana dan perdata
b. Hukum
perusahaan dan profesi akuntansi
c. Hukum
UU
d. Hukum
akuntansi
Jawaban
: B
5. Isi Regulasi akuntansi didasarkan pada tiga UU dinegara Jepang,kecuali . . .
a. Hukum
komersil
b. Hukum
pasar modal
c. Hukum
pajak penghasilan
d. Hukum
perdata
Jawaban
: D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar