Sabtu, 11 Mei 2013

Hubungan antara ekonomi, hukum, dan kesejahteraan masyarakat


HUBUNGAN ANTARA HUKUM DAN EKONOMI
Dalam lingkungan usaha banyak faktor-faktor yang mempengaruhi, diantaranya faktor ekonomi, dan lain-lain yang paling utama adalah faktor hukum. Aspek hukum ini penting karena menentukan dalam pengembangan usaha, boleh ada tidak nya menciptakan lapangan pekerjaan di tentukan oleh hukum itu sendiri. Maka banyak pelaku bisnis yang mengalami hambatan dalam mengembangkan usahanya, baik karena tidak ada hukumnya maupun peraturan yang tidak sesuai.
Dalam pengembangan suatu usaha memiliki hubungan satu sama lain,  terbukti bahwa kedua factor tersebut saling berkaitan. Misalnya kondisi ekonomi Indonesia sekarang ini yang tidak stabil dan terus menurun, pemerintah mengharapkan investor asing mau datang dan berinvestasi di Indonesia. Lagi-lagi dikarenakan hukum yaitu keamanan yang membatalkan dari keinginan tersebut.  
Lemahnya hukum di Indonesia mengakibatkan proses sosial tidak berjalan dengan baik. Dan mengakibatkan usaha tidak sehat bagi pengembangan usaha dan ekonomi. Khusus mengenai ekonomi, pada saat ini dapat dikatakan tidak ada lagi kegiatan ekonomi yang tidak berkaitan dengan hukum.
Hubungan antara hukum dengan ekonomi yaitu ekonomi merupakan tujuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan , sedangkan hukum adalah aturan atau tata tertib sosial yang di dalamnya terdapat kegiatan ekonomi, Seperti para pembisnis yang membutuhkan hukum dalam masalah ekonomi, apabila hukum lemah maka mengakibatkan usaha bagi para pembisnis menjadi tidak sehat, Pengaruh ini dalam bentuk pertimbangan-pertimbangan untung-rugi yang berpengaruh pada kerja hukum. Karena tidak semua orang patuh terhadap hukum atas dasar hukum memang harus di taati.
Masyarakat pun biasa mentaati hukum karena tujuan-tujuan lain untuk memperoleh keuntungan ekonomis. Sebaliknya, jika tidak melihat keuntungan eknomis, maka akan rugi dan tidak mentaati hukum yang ada.dengan kata lain, seseorang yang mempelajari hukum seharusnya mempelajari ekomoni juga. Dapat disimpulkan bahwa Hubungan antara hukum dan ekonomi sangatlah erat dan bersifat timbal balik. Kedua-duanya saling mempengaruhi bekerjanya satu sama lain. Hukum sebagai pengontrol perkembangan ekonomi dengan peraturannya, sedangkan ekonomi sebagai bekerjanya hukum itu sendiri.

HUBUNGAN ANTARA KESEJAHTERAAN RAKYAT DENGAN EKONOMI
Masyarakat Sejahtera  adalah suatu tata kehidupan dan penghidupan masyarakat baik materil maupun spiritual yang diliputi oleh rasa takut, keselamatan kesusilaan dan ketentraman lahir dan batin yang memungkinkan bagi setiap masyarakat untuk mengadakan usaha penemuan kebutuhan-kebutuhan jasmani dan sosial yang sebaik-baiknya bagi diri, keluarga serta masyarakat dengan menjungjung tinggi hak asasi serta kewajiban manusia.
Hubungan antara Pertumbuhan Ekonomi dengan Kesejahteraan Masyarakat adalah apabila pertumbuhan ekonomi baik maka tingkat pendapatan masyarakat juga akan meningkat, selain itu dari peningkatan pendapatan yang terjadi masyarakat akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya lebih baik hal ini menunjukan bahwa kesejahteraan dalam bentuk pendapatan masyarakat mulai meningkat, apabila pendapatan masyarakat meningkat dan pengangguran berkurang otomatis tindak kriminal akan berkurang dan semakin membaik, aksi deminstrasi akiibat ke tidak puasan akan kebijakan yang ada pun akan menurun apabila mereka menikmati hasil yang mereka kerjakan bisa sebanding dengan penghasilan yang mereka terima.


Pengaruh kenaikan harga BBM terhadap perekonomian Indonesia


Indonesia sebenarnya dikenal sebagai salah satu penghasil minyak dunia, tetapi sekarang merupakan salah satu negara pengimpor minyak. Hal ini disebabkan karena tiap tahun produksi minyak di Indonesia semakin berkurang, sedangkan permintaan terus bertambah. Hal ini memancing Indonesia untuk mengimpor minyak. Sehingga kenaikan harga minyak menjadi masalah tersendiri bagi pemerintah Indonesia. Dengan naiknya harga minyak dunia pemerintah tidak dapat menjual BBM dengan masayarakat harga yang sama dengan harga sebelumnya
Naiknya harga minyak akan berdampak pada berbagai sektor, dari rumah tangga sampai industri. Naiknya BBM maka naik pula harga beberapa hal yang berhubungan dengan BBM, contohnya antara lain naiknya harga:
-          Ongkos angkutan umum yang dapat naik 20-50%.
-          Naiknya harga barang sembako.
-          Biaya perusahaan jasa menjadi naik sehingga biaya pelayanan jasa menjadi naik.
-          Banyaknya karyawan yang meminta gaji naik karena biaya transportasi naik.
Keempat dampak  tersebut akan berefek pada perekonomian dan kesejahteraan rakyat, contohnya antara lain :
1.      Kemiskinan
Tingginya tingkat kemiskinan karena dipengaruhi oleh kenaikan harga barang – barang konsumsi seperti barang sembako, dengan tingkat kemiskinan yang tinggi banyak terjadi anak – anak yang kekurangan gizi khususnya untuk keluarga menengah bawah, mau tidak mau masyarakat yang tidak bisa mendapatkan barang – barang sembako tersebut mengkonsumsi makanan yang tidak sepantasnya untuk dimakan yang tingkat gizinya dibawah rata – rata dari makanan dari bahan – bahan sembako.
Dampak fatal dari tingginya tingkat kemiskinan adalah tingginya tingkat kematian terhadap keluarga menengah kebawah karena naiknnya barang – barang sembako karena tidak mampu membeli barang – barang sembako untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
2.      Pengangguran
Pengangguran pasti akan meningkat karena biaya perusahaan meningkat namun permintaan terhadap suatu barang turun, maka dari itu perusahaan melakukan kebijakan yaitu melalui pemecatan terhadap karyawannya dengan tujuan mengurangi biaya tenaga kerja perusahaan.
Dengan kebijakan tersebut tingkat pengangguran akan meningkat karena terjadi pemecatan massal.
3.      Kriminalitas
Tingkat kriminalitas tinggi disebabkan tingkat pengangguran yang tinggi, dengan tingginya harga barang – barang konsumsi masyarakat tidak mampu membeli sehingga masyarakat berfikir pendek mendapatkan uang dengan cara apapun, contohnya : mencuri, menodong, dsb.
4.      Pertumbuhan ekonomi.
Dengan naiknya harga BBM, maka memacu naiknya angka inflasi, kemiskinan, pengganguran dan kriminalitas. Sehingga pertumbuhan ekonomi akan melamban dan menurunkan daya saing Indonesia serta menguatkan kesan aktifitas perekonomian sedang menurun dan Indonesia sulit keluar dari masa yang sulit.

5.      Psikologis rakyat
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan naik hingga 30% dapat mengakibatkan kepanikan dan keresahan di masyarakat, masyarakat akan semakin bingung dalam kehidupan, dengan semakin mahalnya biaya hidup dari hari ke hari. Sehingga kemungkinan seseorang memilih untuk mengakhiri hidupnya daripada menanggung beban hidup dapat terjadi.
Kesimpulan :
  1. Dengan kenaikan harga BBM mengakibatkan terjadinya inflasi yang mempengaruhi perekonomian maupun kesejahteraan rakyat, kenaikan BBM sangatlah berpengaruh karena hampir semua transportasi menggunakan BBM, dengan itu biaya transportasi untuk menghasilkan sebuah produksi ikut naik.
  2. Harga barang – barang konsumsi naik sehingga untuk kalangan yang tidak mampu tidak bisa membelinya yang berakibat terjadinya kekurangan gizi bahkan kematian karena tidak adanya asupan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.
  3. Dibarengi dengan tingginya tingkat harga barang tersebut masyarakat tidak mempu untuk membeli barang tersebut, dengan kebutuhan yang sangat mendesak mau tidak mau harus mendapatkan uang walaupun dengan cara apapun, disinilah naiknya tingkat kriminalitas.