Indonesia
sebenarnya dikenal sebagai salah satu penghasil minyak dunia, tetapi sekarang
merupakan salah satu negara pengimpor minyak. Hal ini disebabkan karena tiap
tahun produksi minyak di Indonesia semakin berkurang, sedangkan permintaan
terus bertambah. Hal ini memancing Indonesia untuk mengimpor minyak. Sehingga
kenaikan harga minyak menjadi masalah tersendiri bagi pemerintah Indonesia. Dengan
naiknya harga minyak dunia pemerintah tidak dapat menjual BBM dengan
masayarakat harga yang sama dengan harga sebelumnya
Naiknya
harga minyak akan berdampak pada berbagai sektor, dari rumah tangga sampai
industri. Naiknya BBM maka naik pula harga beberapa hal yang berhubungan dengan
BBM, contohnya antara lain naiknya harga:
-
Ongkos angkutan umum yang dapat naik
20-50%.
-
Naiknya harga barang sembako.
-
Biaya perusahaan jasa menjadi naik
sehingga biaya pelayanan jasa menjadi naik.
-
Banyaknya karyawan yang meminta gaji
naik karena biaya transportasi naik.
Keempat
dampak tersebut akan berefek pada
perekonomian dan kesejahteraan rakyat, contohnya antara lain :
1. Kemiskinan
Tingginya
tingkat kemiskinan karena dipengaruhi oleh kenaikan harga barang – barang
konsumsi seperti barang sembako, dengan tingkat kemiskinan yang tinggi banyak
terjadi anak – anak yang kekurangan gizi khususnya untuk keluarga menengah
bawah, mau tidak mau masyarakat yang tidak bisa mendapatkan barang – barang
sembako tersebut mengkonsumsi makanan yang tidak sepantasnya untuk dimakan yang
tingkat gizinya dibawah rata – rata dari makanan dari bahan – bahan sembako.
Dampak
fatal dari tingginya tingkat kemiskinan adalah tingginya tingkat kematian
terhadap keluarga menengah kebawah karena naiknnya barang – barang sembako
karena tidak mampu membeli barang – barang sembako untuk memenuhi kebutuhan
keluarganya.
2. Pengangguran
Pengangguran
pasti akan meningkat karena biaya perusahaan meningkat namun permintaan
terhadap suatu barang turun, maka dari itu perusahaan melakukan kebijakan yaitu
melalui pemecatan terhadap karyawannya dengan tujuan mengurangi biaya tenaga
kerja perusahaan.
Dengan
kebijakan tersebut tingkat pengangguran akan meningkat karena terjadi pemecatan
massal.
3. Kriminalitas
Tingkat
kriminalitas tinggi disebabkan tingkat pengangguran yang tinggi, dengan
tingginya harga barang – barang konsumsi masyarakat tidak mampu membeli
sehingga masyarakat berfikir pendek mendapatkan uang dengan cara apapun,
contohnya : mencuri, menodong, dsb.
4. Pertumbuhan
ekonomi.
Dengan
naiknya harga BBM, maka memacu naiknya angka inflasi, kemiskinan, pengganguran
dan kriminalitas. Sehingga pertumbuhan ekonomi akan melamban dan menurunkan
daya saing Indonesia serta menguatkan kesan aktifitas perekonomian sedang
menurun dan Indonesia sulit keluar dari masa yang sulit.
5. Psikologis
rakyat
Kenaikan harga
Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan naik hingga 30% dapat mengakibatkan
kepanikan dan keresahan di masyarakat, masyarakat akan semakin bingung dalam
kehidupan, dengan semakin mahalnya biaya hidup dari hari ke hari. Sehingga
kemungkinan seseorang memilih untuk mengakhiri hidupnya daripada menanggung
beban hidup dapat terjadi.
Kesimpulan
:
- Dengan kenaikan harga BBM mengakibatkan terjadinya inflasi yang mempengaruhi perekonomian maupun kesejahteraan rakyat, kenaikan BBM sangatlah berpengaruh karena hampir semua transportasi menggunakan BBM, dengan itu biaya transportasi untuk menghasilkan sebuah produksi ikut naik.
- Harga barang – barang konsumsi naik sehingga untuk kalangan yang tidak mampu tidak bisa membelinya yang berakibat terjadinya kekurangan gizi bahkan kematian karena tidak adanya asupan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.
- Dibarengi dengan tingginya tingkat harga barang tersebut masyarakat tidak mempu untuk membeli barang tersebut, dengan kebutuhan yang sangat mendesak mau tidak mau harus mendapatkan uang walaupun dengan cara apapun, disinilah naiknya tingkat kriminalitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar