Jumat, 03 April 2015

TUGAS SOFTSKILL

Pengertian Translasi Mata Uang Asing
Pengertian Translasi Translation adalah proses pernyataan kembali informasi laporan keuangan dari satu mata uang ke mata uang lain. Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya.
Translasi mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global, dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan terhadap mata uang asing induk perusahaan.
Alasan translasi
Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, yaitu:
1.      Mencatat transaksi mata uang asing;
2.      Memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang; dan
3.      Berkomunikasi dengan peminat saham asing.
Alasan translasi, antara lain :
a.      Perusahaan dengan operasi luar negeri yaitu Perusahaan dengan operasi yang luas, tidak dapat menyiapkan laporan keuangan konsolidasi jika akun-akun mereka dan akun-akun subsidiaries tidak diungkapkan dalam satu mata uang.
b.  Skala kegiatan investasi internasional yang meluas saat ini meningkatkan kebutuhan penyampaian informasi kepada pembaca di negara lain yg signifikan menyusun laporan keuangan konsolidasi yang memungkinkan para pembaca laporan untuk mendapatkan pemahaman yang holistic atas operasi perusahaan, baik domestic dan luar negeri . Lana Sularto.
c.       Mencatat transaksi valuta asing
d.      Melaporkan aktivitas cabang internasional & anak perusahaan
e.       Melaporkan hasil operasi independen di luar negeri . Lana Sularto. 
Metode Translasi Mata Uang Asing, antara lain :
a.       Metode Nilai Tukar Tunggal
b.      Metode Nilai Tukar Ganda
c.       Metode Current-Noncurrent
d.      Metode Moneter-Nonmoneter
e.       Metode Kurs Sementara
 Pendekatan akuntansi untuk penyesuaian translasi mata uang asing, yaitu:
a.       Penangguhan
b.      Penangguhan dan Amortisasi
c.       Penangguhan Sebagian
d.      Tidak Ada Penangguhan
Pengembangan akuntansi translasi mata uang asing
Beberapa perspektif historis tentang akuntansi translasi mata uang asing di Negara Amerika, sebagai berikut:
1.      Pra-1965
Praktik translasi mata uang asing masih dipandu oleh BAB 12 dari Accounting Research Bulletin No. 43.
2.      1965-1975
Translasi mata uang asing seluruh pembayaran dan penerimaan mata uang asing pada kurs saat ini diperbolehkan setelah Accounting Principles Board Opinion No. 6 dikeluarkan pada tahun 1965.
3.      1975-1981
FASB mengeluarkan FAS No. 8 pada tahun 1975.
4.      1981-Sekarang
Istilah dalam translasi mata uang asing
a.       Daftar istilah translasi mata uang asing yang diadaptasi dari PSAK (SFAS) no.52, 1981.
b.   Atribut, karakteristik kuantitatif suatu pos yang diukur untuk keperluan akuntansi. Contoh, biaya histories dan biaya penggantian yang merupakan atribut suatu aktiva
c.      Konversi, pertukaran suatu mata uang ke dalam mata uang lain.
d.      Kurs kini, nilai tukar yang berlaku pada tanggal laporan keuangan yang relevan.
e.    Diskonto, ketika tingkat pertukaran yang berikutnya lebih rendah daripada tingkat yang berlaku sekarang.
f.  Posisi aktiva bersih yang beresiko, kelebihan aktiva yang diukur dalam atau berdenominasi dalam mata uang asing dan ditranslasikan dengan menggunakan kurs kini dari kewajiban yang diukur atau berdenominasi dalam mata uang asing dan ditranslasikan dengan menggunakan kurs kini.
g.    Mata uang asing, suatu mata uang selain mata uang yang digunakan oleh suatu Negara, mata uang selain mata uang pelaporan yang digunakan oleh perusahaan.
h.   Laporan keuangan dalam mata uang asing, laporan keuangan yang menggunakan mata uang asing sebagai unit pengukuran.

Soal :
1.      Translasi mata uang asing adalah . . .
a.       Proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya.
b.      proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang sejenis
c.       proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang yang lebih tinggi nilainya
d.      proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang yang lebih rendah nilainya
Jawaban : A
2.      Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, kecuali . . .
a.       Mencatat transaksi mata uang asing;
b.      Memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang
c.       Berkomunikasi dengan peminat saham asing.
d.      Mendapatkan keuntungan dari pertukaran mata uang asing
Jawaban : D
3.      Metode Translasi Mata Uang Asing, kecuali :
a.       Metode Nilai Tukar Tunggal
b.      Metode Nilai Tukar Ganda
c.       Metode straight line
d.      Metode Current-Noncurrent
Jawaban : C
4.      Pendekatan akuntansi untuk penyesuaian translasi mata uang asing, yaitu:
a.       Penangguhan
b.      Penangguhan dan Amortisasi
c.       Penangguhan Sebagian
d.      Penangguhan biaya
Jawaban : D
5.      Pada tahun berapa FASB mengeluarkan FAS No. 8 . . .
a.       1967
b.      1975
c.       1980
d.      2002

Jawaban : B

Tidak ada komentar:

Posting Komentar